FOKUS

"Awareness is the first step to change"
Kesadaran adalah langkah pertama menuju perubahan. Kalimat tersebut diucapkan berulang-ulang oleh trainer pada kelas NLP & TLT training yang saya ikuti bulan Desember lalu. Tanpa kesadaran, kita tidak tahu bahwa ada yang perlu diubah; maka dari itu tidak ada yang berubah.


Tiba-tiba saja saya tersentak mengingat kalimat tersebut ketika sedang bersemedi di kamar mandi, melakukan ritual natural sambil berselancar di dunia maya. Sadar atau tidak, selama ini saya (dan saya yakin Anda juga) menggenggam erat pencuri waktu terbesar kita ke mana-mana: handphone.

Sesayang itu dengan si pencuri waktu, sampai-sampai kita lebih rela ketinggalan dompet dibandingkan ketinggalan si pencuri waktu itu. Kita menjadi begitu bergantung pada si pencuri waktu, terlalu mengandalkannya untuk melakukan begitu banyak hal dalam satu waktu.

Padahal baru saja 2 hari lalu saya mencanangkan tema hidup 2019: Focus on What's Important. Lalu bagaimana bisa fokus kalau saya masih saja memanjakan si pencuri waktu setiap waktu dan menggenggamnya erat ke mana pun saya mau?

Maka begitu menyadari bahwa ada yang salah dan harus diubah, saya segera melakukan satu langkah konkrit: mengoptimalkan fitur Screen Time di iPhone saya untuk membatasi gerak si pencuri waktu. Berikut ini adalah pengaturan Screen Time saya.


  • Waktu untuk screen time keseluruhan hanya bisa antara pukul 9 pagi sampai 9 malam.
  • Waktu untuk berselancar di facebook & instagram hanya bisa maksimal 2 jam per hari.
  • Aplikasi yang selalu boleh dipakai hanya telepon, sms, whatsapp, any.do, map, bible, calendar.
Dengan pengaturan tersebut, saya merasa kembali berkuasa penuh atas waktu saya. Saya merasa boleh saja memiliki pencuri waktu, tapi si pencuri waktu tidak memiliki kendali atas waktu saya. Mau diperbudak oleh pencuri, atau mengendalikan pencuri? It's really up to us 😉

Cheers,
Jakarta, 01 Januari 2019


Powered by Blogger.