Skip to main content

Christmas Market

Today’s highlight was, without question, the Christmas market at my youngest’s school. And when I say highlight, I mean full sensory experience, heart included. We arrived just in time for snowfall. Yes, it was artificial. Yes, we knew that. No, it didn’t make it any less magical. Snow is snow when it falls at the right moment.

We wandered from stall to stall, deliberately skipping lunch beforehand, because strategy matters in places like this. I had pork noodle from a stall run by the parent of one of the students which somehow made it taste warmer and more earnest. My husband went for a kebab. I had coffee from a café fully run by the students themselves as part of their entrepreneurship program, which made every sip feel hopeful. My husband opted for iced orange juice, because consistency is a personality trait.

It wasn’t just food. There were little trinkets, thoughtful knick-knacks, and cheerful clutters. Big brands showed up too McDonald’s, Teazzi, Tiramisu standing comfortably next to the students’ stalls, like grown-ups letting kids shine at the same table. Each house had its own booth, very Gryffindor-but-not-quite, and honestly, school spirit has never looked this festive.

And then there was the carousel. A real one. The kind you usually only see at amusement parks or night markets. Seeing it there, spinning gently in the middle of a school Christmas market, felt like someone decided joy should not be rationed.

There was also a performance stage, because of course there was. At 12:30, we watched a theatre production titled The Joy of Christmas. Performed by the students, sweet and endearing, it took place in the hall we usually sit in on Sunday for church. Today it transformed into a proper theatre proper seating, real lighting, a stage that felt serious in the best way. The play itself, A Grateful Reflection, moved between two timelines: the present, where the main character is married, and the past, back when she was still in school. Entertaining, reflective, and gently touching without trying too hard. I appreciated that.

After the show, we returned to the market, because one does not simply leave a Christmas market after one round. More snacks, food packed for my eldest, and a few more slow walks around. We were there with my friend Mbak Eva, and we also ran into Jason, her son, who was in charge of the entire Christmas market as the head of the entrepreneurship program. Watching young people take responsibility so seriously while still looking like they’re having fun is always a quiet reassurance about the future.

Being at the Christmas Market and watching the Christmas performance felt like a quiet kind of inner child healing for me. I didn’t grow up in a believing family, so what my daughter experienced today was something I never had at her age. I started dreaming about Christ when I was six, long before I even knew who He was. In junior high, I debated my religion teacher at a public school and was eventually told to leave the classroom. In senior high, I joined a Sunday extracurricular activity for one simple reason: it was held right next to a church, and I loved listening to people sing during worship. In college, my friends were always confused about whether they should send me a Lebaran card or a Christmas one. And the journey went on, until at twenty-two I finally found a legal way to become a Christian. So yes, being there today felt like hugging my seventeen-year-old self and whispering, you have a believer family now, and you get to celebrate Christmas too. 💖

At exactly 2 p.m., we headed home, slightly rushed but not stressed. We had an appointment with a banker who came all the way just to get a signature we had missed the day before. Timing, thankfully, was on our side everything wrapped up neatly before my husband’s 3 p.m. offline meeting.

Later in the afternoon, I showered and settled into the apartment. I read. I sat near the window. The breeze was kind, the sky unusually beautiful, like it knew it was doing a good job today. At 4 p.m., the Ranger Clean Sheet team arrived as they always do, restoring order while I stayed still.

It was, simply, a very good day.

Tuesday, 9 December 2025

Comments

Popular posts from this blog

Exclusive Blogger Dinner with Bio Oil

Tau nggak aktivitas paling ngangenin dari suami hampir tiap malam? Selain diusap2 kepala kalau mau tidur, juga... diolesin bedak pengurang gatal di sekujur punggung, hehehe. Udah sekitar 2 tahun terakhir ini kalau malam punggung aku tuh sering gatelll banget sampai kayak panas gitu dan datangnya tiba-tiba aja. Padahal dulu nggak pernah gitu lho.  Awalnya setelah googling, aku pikir penyebabnya tungau, binatang super kecil yang suka ada di tempat tidur. Tapi aku udah usaha bersihin semua kasur pakai jasa profesional buat bersihin tungau, nggak ngaruh juga. Lagipula kalau aku tidur di tempat lain pun (baca: hotel / apartemen) gatalnya juga masih sering datang. Jadi bukan karena tempatnya deh.  Niatnya sih mau konsultasi ke dokter, apalah daya nggak sempat melulu  (ahlesan) . Eh ndilalah hari Kamis kemarin diundang sama Blogger Perempuan Network ke acara Exclusive Blogger Dinner with Bio Oil di Tanamera Cuisine, yang dipandu oleh MC kondang, temanku Uchita Po...

Prinsip 3 Topi dalam Parenting

Semalam, putri pertama kami (9,5 tahun) melakukan ritual bersih-bersih sebelum tidur: mencuci muka dengan sabun pembersih wajah, sikat gigi dan mengoleskan body lotion, etc. Melihatnya, suami berkomentar: “Kok sekarang ritualnya banyak amat sih?” Putri pertama kami spontan menjawab: “Ya namanya juga mau remaja” Sontak suami dengan lebaynya merespon, “Huaaaaaaaa! Tidaaaaakkk!” Dan kemudian dilanjutkan dengan, “Pantesan sekarang sudah nggak mau pegangan tangan sama daddy lagi. Maunya cuma pegang bahu. Sudah nggak mau dicium-cium lagi. Huaaaaaaa!” Saya tertawa melihat suami yang kelabakan anaknya sudah mau remaja dan tingginya sedikiiiitt lagi sudah sama dengan mommynya. Change along your kids changes Ya, kita sebagai orangtua harus berubah seiring dengan perubahan anak-anak kita. Ketika anak beranjak remaja, ia sudah tidak bisa lagi diperlakukan seperti balita, misalnya. Menurut Arun Gogna dalam bukunya Lasting Gifts You Can Give Your Children , sebagai orangtua ki...

Pacaran Minggu Ini

Photo by @nisadianty Kalau kamu sering mengikuti postinganku di media sosial, pasti sudah lumayan familiar dengan hashtag #PacaranMingguIni ya. Sebuah hashtag yang disematkan untuk menandai ketika aku pacaran sama suami. Kenapa pacaran? Karena ya memang harus berduaan. Nggak boleh diganggu sama anak, ortu, mertua, sodara, teman, tetangga. Apalagi sama anaknya ortu mertua dari sodaranya teman tetangga. #halah #ribet Kenapa minggu ini? Karena dijadwalin rutin  setiap minggu  alias  seminggusekali . Dulu waktu suami masih ngantor, jadwalnya tiap Jumat malam, supaya Sabtu-Minggu full buat anak. Sekarang karena mostly Senin-Jumat kami sudah bareng anak2 terus, jadi dijadwalinnya Sabtu siang/sore. Nggak bosen, gitu? Yaampun sis, kalo pacaran yang menyenangkan aja bosen, gimana ngelakuin hal-hal lain yang nggak menyenangkan? Pacaran itu kan reward, hadiah setelah melakukan kewajiban-kewajiban kita sebagai orangtua dan suami/istri. Trus kalo pa...

Saya Nuniek Tirta, bukan ((hanya)) seorang Istri Direktur

Catatan penting: untuk mencapai pemahaman penuh, mohon klik dan baca setiap tautan.  Awalnya adalah pertanyaan . Membuahkan suatu jawaban .  Diposting di akun pribadi, seperti yang biasa saya lakukan sejak hampir 15 tahun lalu , bahkan sebelum Mark Zuckerberg membuat Facebook.  Jawaban yang juga autopost ke facebook itu menjadi viral, ketika direshare oleh lebih dari 20ribu orang, dengan emoticon lebih dari 38ribu, dan mengundang 700++ komentar. Kemudian menjalar liar, ketika portal-portal media online mengcopas ditambah clickbaits.  Tidak ada media yang mewawancara saya terlebih dahulu ke saya kecuali satu media yang menghasilkan tulisan berkelas dengan data komprehensif ini .   Well, ada juga yang sempat email ke saya untuk meminta wawancara, tapi belum sempat saya jawab, sudah menurunkan berita duluan selang sejam setelah saya posting foto di bustrans Jakarta .  Selebihnya... Tidak ada yang konfirmasi terlebih d...

Family Holiday at Club Med Bintan - Premium All Inclusive Resort

I just had family holiday at Club Med Bintan, on 14-17 December 2017. To be frankly honest, it was way more fun than I expected as a short weekday getaway. Definitely one of the best vacation that we ever had! Photo of us in Club Med Bintan by Sweet Escape Transportation from Jakarta to Bintan Island We flew on Thursday morning, 14 December by Garuda Indonesia from Terminal 3 Soekarno-Hatta International Airport to Tanjung Pinang Raja Haji Fisabillah International Airport. It was scheduled to be boarding at 10:30 but unfortunately got delayed for about an hour, so we arrived at around 1pm.  Transportation from Bintan airport to Bintan resort  At Bintan airport, a driver was already waiting with a sign board "Club Med". We then continued the journey by car, an hour long road without traffic jam at all. Not much to see along the way, most of it was some kind of deserted areas. But when we entered Lagoi area, it is green everywhere I see.  Arrival at ...

Gathering Perdana Indonesia Lifestyle Digital Influencers

Apa sih influencers itu?  Influencers adalah, menurut Thesaurus, orang-orang yang memiliki kemampuan mempengaruhi banyak orang, baik melalui media sosial maupun tradisional media. Dari sisi bisnis, seseorang dapat disebut influencer jika ia memiliki kemampuan untuk mempengaruhi keputusan seseorang dalam membeli sesuatu. Biasanya, influencer sering dimintai pendapat, arahan, ilmu, atau opini tentang suatu bidang. "True influence drives action, not just awareness". ~ Jay Baer ~ Tiga hari lalu, tulisan saya di  Facebook pribadi  menjadi viral dan dishare oleh lebih dari 18ribu orang, dengan lebih dari 33ribu emoticons. Tulisan itu lahir dari rasa tanggungjawab pribadi saya sebagai seorang lifestyle influencer (yang memang sering dibayar hanya untuk pamer), untuk mengedukasi para follower saya supaya tidak bergayahidup melampaui kemampuan (finansial) mereka, seperti yang telah  saya tulis sebelumnya di sini . Beberapa portal mengcopy paste tulisan itu dan diber...

From Past to Peace

Letting go isn’t about forgetting; it’s about losing interest in what no longer matters, and finding peace in the quiet joy of the present moment.

Perawatan wajah dan cerita masa muda

Andaikata blog dan social media saya punya semacam FAQ (Frequently Asked Question, alias pertanyaan yang paling sering ditanyakan), sudah pasti di urutan pertama akan bertengger pertanyaan: "Pakai produk perawatan wajah apa?"  Banyaaaakkk banget follower instagram / facebook / twitter saya yang nanya gitu, dan minta saya mengulasnya. Saya bilang sabar, tunggu tanggal mainnya. Tapi sebelum saya jawab pertanyaan itu, saya mau mengenang masa muda dulu ah..  Jadi begini cucuku... Waktu pertama kali ngeblog 15 tahun lalu , usia saya masih 21 (yak silakan dihitung usia saya sekarang berapa, pinterrrr). Jadi jangan heran kalo gaya bahasanya masih 4I_aY 4b3zzz.. (eh ga separah itu juga sih, hehe). Tapi ekspresi nulisku di masa-masa itu masih pure banget, nyaris tanpa filter. Jadi kalo dibaca lagi sampai sekarang pun masih berasa seru sendiri. Kayak lagi nonton film dokumenter pribadi. Kadang bikin ketawa ketiwi sendiri, kadang bikin mikir, kadang bi...

Light Sleeper vs Heavy Sleeper

How are you, my geek widow? my husband asked over lunch, holding my hand with a playful smirk. For context, a “geek widow” is a married woman who feels functionally single at night because her husband is off “dating” his computer screen until 3 AM, lost in a world of coding. In response, I proudly pulled up my phone to show him my sleep statistics from last night. I had achieved a gloriously high sleep score with zero wake-ups! The secret? We didn't sleep in the same bed. We have an unwritten rule: if I’m already fast asleep and he’s still coding late into the night, he doesn't come upstairs; he sleeps on the mattress below so he won't disturb me. Not to be outdone, he pulled up his own stats. Sky-high deep sleep, practically zero awake time; a typical night for him. He is a naturally heavy sleeper, and honestly, I envy him. He won't wake up even there's loud noise, I have to touch him directly to wake him up. But then came the unwanted advice: he started listing of...

Berapa Biaya Liburan ke Resort di Maldives Sekeluarga?

Disclaimer: Sebelum berprasangka, tulisan ini dipublish bukan untuk tujuan riya, melainkan untuk berbagi informasi buat yang membutuhkan saja. Paham yaaa. 👻👻 Sebuah kiriman dibagikan oleh Nuniek Tirta (@nuniektirta) pada Apr 21, 2017 pada 8:40 PDT Judul di atas adalah pertanyaan yang cukup sering saya dapatkan dari teman-teman sejak saya pulang dari liburan sekeluarga di Maldives minggu lalu. Kalo banyak yang nanyain berarti banyak yang pingin tau  informasinya,  jadi saya tulis di sini aja ya.  Semoga bisa jadi gambaran buat teman-teman untuk mempersiapkan budget liburan keluarga ke resort di Maldives. Silakan dishare ke pasangan buat kode-kode, ehehehe.  Tahun ini bukan pertama kalinya saya ke Maldives. Sebab dua tahun lalu saya dan suami sudah pernah liburan ke Maldives berdua saja untuk ritual hornymoon di ulang tahun pernikahan kami. Oleh-oleh dalam bentuk tulisan saya untuk LiveOlive bisa dikonsumsi gratis di sini:  Tips Libura...