Skip to main content

Natali & Nuniek Hi-Tea di The Westlake Resort Yogyakarta

Foto bersama Pak Rama pemilik The Westlake Resort dan teman-teman yang hadir di acara Natali & Nuniek Hi-Tea di Dermaga The Westlake Resort pada tanggal 13 Desember 2016 lalu (ada yang tidak masuk foto karena pamit duluan).
Ide acara awalnya datang waktu cek2 ombak siapa aja yang mau ketemuan pas aku visit ke Yogyakarta. Ternyata banyak juga, ada lebih dari 10 orang. Aku pikir tidak akan cukup waktu kalau aku temui satu persatu dalam waktu terpisah, jadi kenapa tidak digabung saja di satu waktu dan tempat. 


Akhirnya aku minta bantuan Mbak Fitri yang dengan sigap menjalankan ide spontan aku hari Jumat malam untuk bikin Hi-Tea ini hari Selasa siang, bahkan dengan bantuannya pula The Westlake Resort menyediakan tempat pertemuan cantik beserta snacks & drinks gratis! Puji Tuhan hanya dalam 3,5 hari mulai dari ide sampai pelaksanaan, semua berjalan lancar. Terima kasih banyak Mbak Fit! 


Selamat datang di acara Natali & Nuniek Hi-Tea di The Westlake Resort :) Serasa nikahan lagi yah :))) Acaranya ngapain aja? Ngobrol dengan para tamu pastinya untuk kenal lebih dekat, juga karena suami baru aja meluncurkan buku In The Mind of Natali Ardianto jadi sekalian book signing dan sharing ilmu kepribadian dan entrepreneurship. 


Ini Dita Soehardi, peserta yang datang pertama kali. Gimana nggak, acara mulai jam 1, dia sudah datang jam 12 :)) Dita ini sebenarnya dari Jakarta, tapi kebetulan pas lagi di Jogja. Sebelumnya juga kita hampir ketemuan di #NgopiBarengTiket Medan, tapi ternyata dia tepar ketiduran hahahaha. Tulisan Dita mengenai acara ini bisa dibaca di sini: http://www.lovedita.com/2017/01/hi-tea-natali-nuniek-tirta-di-westlake.html 
Yang di sebelah kiri namanya Kurnia Kartika tapi dipanggilnya KaChan alias Kartika Chantiq hehehehe, yang ternyata adik kelas jauhhhh di SDN Tegal Parang 01 Pagi! What a small world yaaa. Dia punya usaha batik @luriko_ dan aku diberinya pula kain lurik cantik :D Thank you!

Yang di sebelah kanan namanya Mbak Lusiana Trisnasari, kenal udah lamaaa dari jaman twitter sedang jaya2nya. Barutau dari Mbak Lusi kemarin itu ternyata dia sudah lama baca blog aku sejak sebelum dia blogging dan aktif di komunitas2 seperti sekarang :) Tulisan Mbak Lusi tentang acara ini bisa dibaca di sini: http://www.beyourselfwoman.com/2017/01/learn-unlearn-relearn-natali-nuniek-hitea-westlake.html 


Tanggal 13 Desember 2016 merupakan hari yang sangat spesial bagi Ika Nurania. Kenapa? Pertama, itu adalah hari ulang tahunnya. Selamat ulang tahuunn! Kedua, hari itu juga paginya dia testpack dan hasilnya... positif! Kehamilan yang sudah dinanti-nantikan setelah mengalami keguguran sebelumnya. Ketiga, ini tambahan darinya: karena bisa bertemu saya dan suami, hehehe.. Oya, pertama kenal Ika waktu acara #NgopiBarengTiket di Surabaya, dia datang jauh2 dari Jogja bersama suaminya! Thank you Ika for coming and giving another souvenirs for both of us! 



Pertama kenal Mbak +ika mitayani  saat ia hadir di acara #NgopiBarengTiket Yogyakarta dan jadi salah satu peserta yang paling aktif bertanya (dan mengajak foto bersama :)). Selain blogger aktif, ia juga mengelola usaha Konten Kece. Mbak Ika datang membawakan buah tangan madu yang juga menjadi salah satu bisnisnya. Tulisannya tentang acara ini bisa dibaca di sini: http://ikamitayani.com/meet-up-seru-bersama-natali-dan-nuniek-hi-tea-di-westlake-resort/ Thank you Mbak! 
Duo Ika : Ika Rania dan Ika Mitayani, sama2 punya lesung pipi, dan sama2 punya tahi lalat di sudut bibir! Nah lho, bingung kan bedainnya? Yang jelas sama-sama manis dua-duanya :)) 


@FitaNofitaLestari naik kereta dari Solo ke Jogja khusus untuk ikut acara ini loh! Seneng banget yaaa akhirnya bisa ketemu dan ngobrol2 :) Will let you know if we happen to be in Solo! 


@DethaLeony ini adalah orang Bali yang "nyasar" di Jogja :)) Dia datang 2 jam lebih awal sebelum acara, khusus untuk styling rambutku di kamar :) Keren kaaan hasilnya. Thank you so much Detha! Semangat yaaa kuliahnya :*

Niko Harms dari Jerman yang sudah tinggal bertahun-tahun di Indonesia, dan istrinya @yo_na81 yang menghubungi aku sehari sebelum acara. Thanks for spending your time with us! 
Duo @destykusumaningsih dan @dindapermata20 kompak dengan jilbab pink :)

Selalu ada orang baik, terutama di Jogja. Keluarga @ChandraCellano teman adikku @Leny_Jevelmihezka ini meminjamkan kami mobilnya secara cuma-cuma tepat di saat mobil yang kami sewa mendadak berhalangan. Terima kasih banyak! 


Bersama para bunda duta SGM yang kebetulan juga sedang ada acara di The Westlake Resort 


Bisa pas banget yaa acaranya di tempat yang sama :) 

Eh ada jeng Wulan Muhariani jugaaa... ^_^
Aku membuka acara dengan menjelaskan kenapa diadakan acara hari ini, bakal ngapain aja, apa tujuannya, dsb. 

Setelah aku ngomong, gantian suami yang ngomong, sharing tentang ilmu yang ada di buku dan yang tidak ada di buku :) 
Dilanjutkan dengan perkenalan satu persatu dan pertanyaan bebas untuk aku atau suami. Ohya, yang paling kiri di foto ini adalah Mas M. An'imna Husna, peserta laki-laki satu-satunya sebelum Niko Harms datang :) Dan karena datang lebih awal jadi dapat kesempatan ngobrol berdua lebih lama dengan Natali :)) 

Deck alias dermaga cantik, spot foto wajib di sini sambil ngobrol-ngobrol santai

Peserta sibuk dokumentasi saat diajak berkeliling The Westlake Resort

Ohya sebelum bubar, di penghujung acara Pak Rama memberikan kejutan dengan menyatakan bersedia memberikan hadiah menginap gratis di The Westlake Resort untuk salah satu peserta yang beruntung dengan sharing cerita terbaik. Yay! Terima kasih banyak Pak Rama, Mas Efan, dan Mbak Fit! 
Dan pemenang yang berhak mendapatkan hadiah menginap gratis adalah... Ka-chan! (paling kiri). Pihak The Westlake Resort menilai tulisan Ka-Chan lengkap dan runut, didukung dengan foto-foto yang menarik. Bisa dibaca di sini yaaa: http://www.sipulaukelapa.com/2017/01/natali-nuniek-tirta-hi-tea-di-the-westlake-resort-yogya.html 
Selesai acara, kami pun bergegas menuju airport untuk kembali ke Jakarta. Sampai jumpa di kota-kota lainnya! 

Comments

Senang sekali sempat bertemu dengan mba Nunik, meskipun cuma sebentar saja... Semoga bisa ketemu lagi.. Aamiin
beyourselfwoman said…
Selamat ya Qachan. Qachan sebenarnya blogger yg jempolan lho, tapi nggak terlalu aktif di acara kumpul2. Tulisannya ttg budaya di blognya bagus2.
Anonymous said…
Waaahh seru banget acaranya. Resortnya juga keren. Jadi pengen ke sana euuyyy
Wulan said…
POto yang terakhir romantiisss :)))

Popular posts from this blog

Meeting Myself

Today was one of those Saturdays that felt full in the best way. I joined the Alphasmart Training Session as a Player, hosted by BWI , from 9 AM to 2 PM. Ten trainers and coaches were specially invited as VIP participants, and lucky me, I was one of them.  Some of the participants were blogger friends I’ve known since the early days of blogging more than a decade ago, while others I met for the very first time. Every single one radiated positive vibes and genuinely good energy. The mission of the day was simple but huge: to meet the most important person in our lives: ourselves. Sounds a bit dramatic, right? But oh, it worked. For two and a half hours, we laughed, we cried, and sometimes we did both at the same time. My big “aha” moment came during my very first card draw: wisdom. At first, I was drawn to the picture of a library (because books, duh), but what I got was a conversation with myself about the meaning of wisdom itself. How reading other people’s thoughts in their book...

Saya Nuniek Tirta, bukan ((hanya)) seorang Istri Direktur

Catatan penting: untuk mencapai pemahaman penuh, mohon klik dan baca setiap tautan.  Awalnya adalah pertanyaan . Membuahkan suatu jawaban .  Diposting di akun pribadi, seperti yang biasa saya lakukan sejak hampir 15 tahun lalu , bahkan sebelum Mark Zuckerberg membuat Facebook.  Jawaban yang juga autopost ke facebook itu menjadi viral, ketika direshare oleh lebih dari 20ribu orang, dengan emoticon lebih dari 38ribu, dan mengundang 700++ komentar. Kemudian menjalar liar, ketika portal-portal media online mengcopas ditambah clickbaits.  Tidak ada media yang mewawancara saya terlebih dahulu ke saya kecuali satu media yang menghasilkan tulisan berkelas dengan data komprehensif ini .   Well, ada juga yang sempat email ke saya untuk meminta wawancara, tapi belum sempat saya jawab, sudah menurunkan berita duluan selang sejam setelah saya posting foto di bustrans Jakarta .  Selebihnya... Tidak ada yang konfirmasi terlebih d...

Industri Fashion dan Harga Jujur

Saat tulisan viral “Istri Direktur” sedang hangat2nya, di antara ratusan pesan yang masuk, saya menerima sebuah pesan pribadi dari follower Instagram . Tulisan panjang dalam Bahasa Inggris itu intinya mengatakan, bahwa dia juga seorang yang hemat namun tidak akan mau beli baju seharga 50ribu karena itu berarti tidak menghargai pekerja garmen lokal. Dia menyarankan saya meluangkan waktu untuk survey berapa upah para pekerja konveksi rumahan. Industri Fashion Kira2 begini deh ekspresi saya saat membaca pesan dan sarannya. Poker face. Ehehehe. Saya katakan terima kasih atas concernnya. Tapi tidak perlu mengajari saya berapa upah pekerja garmen lokal, sebab mama saya pernah menjadi bagian dari mereka. Ya, waktu saya kecil, mama saya adalah penjahit konveksi rumahan, sampai sakit maag karena lupa makan demi mengejar target borongan. Upahnya memang kecil, tapi cukuplah untuk membantu perekonomian keluarga. Tahun 2008 hingga 2010 saya juga sempat terjun ke industri fas...

What I Learned from Timothy Tiah - Founder of Nuffnang

Last Sunday when I entered VIP room at JWEF , I was introduced to this guy with his mini version boy on his lap, and his pretty wife with white top and red skirt. We had chit chat and he told me he’d be in Jakarta this Tuesday, and I told him that we’d have 57th #Startuplokal Monthly Meetup on Tuesday night.  To be really honest, only a very few did I know about him until he shared his amazing story on JWEF stage a few minutes later, and get inspired that I took note and now share this with you all.  Timothy Tiah founded Nuffnang with Cheo Ming Shen at 2006 when he was 22 years old, with 150k RM startup capital, partly borrowed from his father. He simply founded it because there’s nobody built it before, while the demand was actually there. The site was launched in February 2007. Sales ≠ cashflow On earlier years, although Nuffnang sales highrocketed, the cashflow was poor. At one point he only has 5k left in bank, while there were invoices need to be paid out urgently. He came to Hon...

Broadway & Lo-Deh

We spent the afternoon around Alam Sutera today because my eldest had a hangout date with a friend. While dropping her off, I sneaked in a quick errand to Vintage Vibes Broadway to drop some preloved items. I’ve been consigning there for years now. It’s almost a ritual. End of year equals decluttering season. Sorting through things forces me to ask honest questions. Do I still need this or is it ready to have a new life with someone else. Some items get sold, some get donated, and somehow my head always feels lighter along with the shelves. While waiting, the youngest sat with daddy, wrestling numbers and fractions like a true year end plot twist. Math lessons in public spaces have their own soundtrack. Scribbling, deep sighs, and occasional I think I get it now followed by wait no I don’t. All that while sitting in front of coffee shop, ordered their signature coffee and tea, and our daughter bought iced chocolate from the shop next door.  When the hangout was done, we decided t...

Perawatan wajah dan cerita masa muda

Andaikata blog dan social media saya punya semacam FAQ (Frequently Asked Question, alias pertanyaan yang paling sering ditanyakan), sudah pasti di urutan pertama akan bertengger pertanyaan: "Pakai produk perawatan wajah apa?"  Banyaaaakkk banget follower instagram / facebook / twitter saya yang nanya gitu, dan minta saya mengulasnya. Saya bilang sabar, tunggu tanggal mainnya. Tapi sebelum saya jawab pertanyaan itu, saya mau mengenang masa muda dulu ah..  Jadi begini cucuku... Waktu pertama kali ngeblog 15 tahun lalu , usia saya masih 21 (yak silakan dihitung usia saya sekarang berapa, pinterrrr). Jadi jangan heran kalo gaya bahasanya masih 4I_aY 4b3zzz.. (eh ga separah itu juga sih, hehe). Tapi ekspresi nulisku di masa-masa itu masih pure banget, nyaris tanpa filter. Jadi kalo dibaca lagi sampai sekarang pun masih berasa seru sendiri. Kayak lagi nonton film dokumenter pribadi. Kadang bikin ketawa ketiwi sendiri, kadang bikin mikir, kadang bi...

Year End Reflection Ritual : 2025 - 2026

I came across Mel Robbins’ year end reflection ritual, six questions she has been answering for the past twenty two years. Six questions sound harmless, almost cute. Like a magazine quiz that ends with “you are a sunflower.” But once I started answering them honestly, I realized this was not a personality test. This was an emotional audit. Let’s start with the hardest one. The low points of the year. There were some. Actually, quite plenty. I can say this without drama now, but 2025 has been my lowest year since 2013. That year taught me survival. This year tested endurance. One of the heaviest moments came quietly, from a place I never expected to reach our home. It felt like standing in the middle of a storm that wasn’t ours to begin with, yet somehow found us anyway. My husband chose to stay when it would have been easier to leave, to keep holding the bridge together so others could cross safely. Opportunities passed by, shiny and tempting, but he remained where he believed responsi...

Jangan Lupa Jadi Istri

Saat berada di Malang untuk mengunjungi salah satu perusahaan yang kami invest beberapa waktu lalu, secara spontan saya dan suami diminta untuk sharing tentang #CoupleGoals : An Inspiring Story from Dreamable Couple. Without preparing anything, it turned out to be an intimate sharing sessions that we enjoyed much.  Pada sesi yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam itu, kami bercerita banyak soal perjalanan kami berdua sebagai pasangan, mulai dari nol hingga sekarang, jatuh bangunnya, tips dan saran, dan menjawab pertanyaan dari para peserta.  Jawaban dari beberapa pertanyaan  sudah pernah saya tulis di blog ini, seperti:  Marriage Tips Finding The Right One Women are like cars? 8 Tips Untuk Istri Agar Suami Tenang Bekerja Jaga kesehatan pernikahan seperti menjaga kesehatan badan Senang bisa sharing di Malang bareng @nataliardianto tentang random things, mulai dari history, love story, relationship, marriage, struggles, financia...

Roadtrip With No Deadline and Plenty of Snacks

Road trip day! We hit the road at 8 a.m., thirty minutes later than planned. But honestly, who cares? There was no deadline, no race to win. As long as everyone was accounted for and nothing important was left behind, we were good. Bonus point: I actually slept well the night before, which meant as the navigator of this journey, wasn’t half-asleep behind the wheel feels like small but crucial victory. Our first stop was at 9:30 a.m. at KM 57 rest area . The reason was simple and non-negotiable: coffee. My husband also needed to stop to do some office transfers, because work apparently travels with you now. While he was busy, I took Coffee Kenangan promo : buy two Toffee Nut Lattes , get one Americano free. Perfect timing, because my mom had specifically requested an Americano. Total damage: 50k. Cheap joy is still joy. While my husband was still glued to his phone, I dragged my mom to participate at Jasa Marga survey . The prize? An umbrella. She was ridiculously happy because, surpri...

Tekad Hidup Lebih Sehat

Sabtu 6 Juli lalu, kami sekeluarga sedang terjebak kemacetan di tol menuju Bandung, ketika tiba-tiba papa mertua menelpon: mama mertua terkena serangan jantung, dan sempat hilang nafas sampai harus dipompa jantungnya! Langsung kami cari jalan keluar tol, putar balik menuju Jakarta. Ketika tiba di rumah sakit, beliau masih diisolasi di ruang ICCU dan belum boleh dijenguk. Kami baru bisa menjenguk beberapa jam kemudian, itupun hanya keluarga inti yang boleh masuk. Di ruang ICCU yang dingin itu, beliau tidak diperbolehkan bicara terlalu banyak, supaya jantungnya tidak bekerja terlalu keras. Tangan kanannya menggenggam tangan suamiku, tangan kirinya menggenggam tanganku, lalu berkata… “Ampuni mama ya, Mas…” “Ampuni mama ya, Mbak…” “Jaga pernikahan, yang rukun...” Beliau menangis, suamiku menangis, aku menahan tangis… sambil mengusap kening beliau dan bilang, “Mama pasti sembuh.. banyak sekali yang mendoakan mama.. yang penting mama semangat ya”. ...