Skip to main content

Staycation in Ancol with Mazda



(And Do Fun without Dufan)

Kalau
teman2 ikutin media sosial saya di facebook/nuniek dan twitter @nuniek
atau instagram @nuniektirta mungkin sudah pada tahu yaa kalau aku dan keluarga
sukaaa banget staycation.

stay·ca·tion

ˌstāˈkāSHn/

noun

informal

a vacation spent in one’s home country
rather than abroad, or one spent at home and involving day trips to local
attractions.

Sering
banget kami staycation di tempat2 dalam kota, hampir tiap bulan selalu ada
jadwal staycation. Bulan Maret di Marina Bay Sands Singapore, bulan Mei di Sentul dan Serpong, nah April lalu di Jakarta saja.

Kebetulan tanggal 23-24 April lalu suami ada acara di Ancol, jadi aku dan anak-anak  sekalian saja staycation di Discovery Hotel
& Convention Center
(review menyusul yah!). 

Nah karena weekend pula, kami
memilih untuk tidak ke Dufan, karena biasanya rame banget. Jadinya kami
eksplorasi bagian lain dari Ancol selain Dufan. Jadi, ngapain saja dan ke mana
saja?

1.      
Olahraga di taman Monumen Ancol

Iya, ke pantai bukan cuma santai. Tapi bisa
bakar kalori sambil have fun juga di sini =)

image

2.      
Naik gondola alias kereta gantung

Nikmati pemandangan dari atas kereta yang
memanjakan mata!

image

3.      
Ke pasar ikan di Bandar Djakarta

Ajak anak-anak belajar tentang macam-macam
ikan dan hewan laut segar di sini!

image

4.      
Berkebun di Ancol Ecopark

Baru tahu kalo kita bisa ajak anak2
berkebun di sini? Sama, aku juga :D Banyak ilmunya lho!

image

5.      
Berkendara keliling Ancol
Dreamland

Kalau kamu punya banyak waktu dan cukup
sabar berdesakan ketika peak time terutama di hari minggu, bisa keliling Ancol
naik shuttle bus gratis. Tapi lebih asyik keliling pakai mobil sih, apalagi
kalau mobilnya seasyik All New Mazda2. Kenapa aku bilang mobil ini asyik banget?

image
  • Aman

Semua All New Mazda2 ini dilengkapi dengan
SKYACTIV Technology. Apa sih itu? SKYACTIV adalah teknologi yang dikembangkan
Mazda untuk memberikan kenyamanan dan keselamatan dalam berkendara, juga
membuat kendaraan efisien dan ramah lingkungan. Teknologi SKYACTIV Mazda ini
mencakup mesin, transmisi, chassis, body, dan safety. Info lengkap tentang
SkyActiv Technology bisa dibaca di sini: http://www.mazda.co.id/mazda-spirit/skyactiv-technology/

image
  • Nyaman

Posisi mengemudi di All New Mazda2 ini
dibuat lurus persis supaya pengemudi bisa berkendara senyaman mungkin. Istilah
canggihnya: driver-focused cockpit. Jadi ada kesatuan antara mobil dengan
pengemudinya. Suamiku paling suka fitur Drive Selection Switch. Jadi dengan
tombol pemilihan tepat di belakang tuas transmisi, pengemudi dapat dengan mudah
dan cepat mengubah performa pengemudian dari normal menjadi Sport Mode, kapan
saja diperlukan. Nah Sport Mode ini menurut beliau: “responsif banget dan
ringan akselerasinya, enak ini buat ngebut!” (JANGAN DITIRU! Hahaha)

image
  • Hemat

Nah ini fitur favorit aku banget sebagai
ibu2 yang senang berhemat :D Jadi di All New Mazda2 ini ada fitur yang namanya
i-STOP System yang menghentikan putaran mesin secara otomatis saat kendaraan
berhenti sempurna, untuk meminimalkan bahan bakar yang terbuang saat terjebak
kemacetan atau berhenti di lampu merah. Terus, rempong nggak musti nyalain
musin tiap kali berhenti? Ya nggak dong, karena mesin akan menyala kembali
secara halus hanya dalam 0,35 detik begitu kita melepas pijakan dari pedal rem.

image
  • Praktis

Gini ya. Sebagai perempuan pasti sering deh
ngubek2 tas buat cari sesuatu. Paling
sebel itu kalo sudah di depan mobil, tapi kuncinya gak  ketemu2 karena entah ada di tas bagian mana.
Nah kalo pakai All New Mazda2 ini gak perlu lagi rempong cari2 kunci mobil di
tas. Karena dengan fitur Advanced Keyless Entry & Push Start Button,  kita bisa loh buka/kunci pintu mobil, bahkan
menghidupkan/mematikan mesin lewat Push Start Button, tanpa perlu mengeluarkan
kunci dari saku atau tas. Cukup deketin saja tas (yang ada kunci mobil di
dalamnya tentu saja), terus pencet deh tombolnya. Praktis abis!

image
  • Stylish

Tahu nggak, desain body All New Mazda2 ini
terinspirasi dari cheetah yang sedang mengambil ancang-ancang. Sedangkan desain
lampunya terinspirasi dari mata cheetah. Dilengkapi juga dengan velg 15” untuk
tipe V dan 16” untuk tipe R dan GT, berjari-jari kokoh, kombinasi kilap alami
logam dan tekstur kasar gun metallic. So it is really designed to make the car
and you come alive

image

Penasaran
pingin coba All New Mazda2 juga? Langsung daftar buat test drive aja di sini: www.mazda.co.id . Have fun and be alive!

Comments

Popular posts from this blog

Exclusive Blogger Dinner with Bio Oil

Tau nggak aktivitas paling ngangenin dari suami hampir tiap malam? Selain diusap2 kepala kalau mau tidur, juga... diolesin bedak pengurang gatal di sekujur punggung, hehehe. Udah sekitar 2 tahun terakhir ini kalau malam punggung aku tuh sering gatelll banget sampai kayak panas gitu dan datangnya tiba-tiba aja. Padahal dulu nggak pernah gitu lho.  Awalnya setelah googling, aku pikir penyebabnya tungau, binatang super kecil yang suka ada di tempat tidur. Tapi aku udah usaha bersihin semua kasur pakai jasa profesional buat bersihin tungau, nggak ngaruh juga. Lagipula kalau aku tidur di tempat lain pun (baca: hotel / apartemen) gatalnya juga masih sering datang. Jadi bukan karena tempatnya deh.  Niatnya sih mau konsultasi ke dokter, apalah daya nggak sempat melulu  (ahlesan) . Eh ndilalah hari Kamis kemarin diundang sama Blogger Perempuan Network ke acara Exclusive Blogger Dinner with Bio Oil di Tanamera Cuisine, yang dipandu oleh MC kondang, temanku Uchita Po...

Pacaran Minggu Ini

Photo by @nisadianty Kalau kamu sering mengikuti postinganku di media sosial, pasti sudah lumayan familiar dengan hashtag #PacaranMingguIni ya. Sebuah hashtag yang disematkan untuk menandai ketika aku pacaran sama suami. Kenapa pacaran? Karena ya memang harus berduaan. Nggak boleh diganggu sama anak, ortu, mertua, sodara, teman, tetangga. Apalagi sama anaknya ortu mertua dari sodaranya teman tetangga. #halah #ribet Kenapa minggu ini? Karena dijadwalin rutin  setiap minggu  alias  seminggusekali . Dulu waktu suami masih ngantor, jadwalnya tiap Jumat malam, supaya Sabtu-Minggu full buat anak. Sekarang karena mostly Senin-Jumat kami sudah bareng anak2 terus, jadi dijadwalinnya Sabtu siang/sore. Nggak bosen, gitu? Yaampun sis, kalo pacaran yang menyenangkan aja bosen, gimana ngelakuin hal-hal lain yang nggak menyenangkan? Pacaran itu kan reward, hadiah setelah melakukan kewajiban-kewajiban kita sebagai orangtua dan suami/istri. Trus kalo pa...

Prinsip 3 Topi dalam Parenting

Semalam, putri pertama kami (9,5 tahun) melakukan ritual bersih-bersih sebelum tidur: mencuci muka dengan sabun pembersih wajah, sikat gigi dan mengoleskan body lotion, etc. Melihatnya, suami berkomentar: “Kok sekarang ritualnya banyak amat sih?” Putri pertama kami spontan menjawab: “Ya namanya juga mau remaja” Sontak suami dengan lebaynya merespon, “Huaaaaaaaa! Tidaaaaakkk!” Dan kemudian dilanjutkan dengan, “Pantesan sekarang sudah nggak mau pegangan tangan sama daddy lagi. Maunya cuma pegang bahu. Sudah nggak mau dicium-cium lagi. Huaaaaaaa!” Saya tertawa melihat suami yang kelabakan anaknya sudah mau remaja dan tingginya sedikiiiitt lagi sudah sama dengan mommynya. Change along your kids changes Ya, kita sebagai orangtua harus berubah seiring dengan perubahan anak-anak kita. Ketika anak beranjak remaja, ia sudah tidak bisa lagi diperlakukan seperti balita, misalnya. Menurut Arun Gogna dalam bukunya Lasting Gifts You Can Give Your Children , sebagai orangtua ki...

Gathering Perdana Indonesia Lifestyle Digital Influencers

Apa sih influencers itu?  Influencers adalah, menurut Thesaurus, orang-orang yang memiliki kemampuan mempengaruhi banyak orang, baik melalui media sosial maupun tradisional media. Dari sisi bisnis, seseorang dapat disebut influencer jika ia memiliki kemampuan untuk mempengaruhi keputusan seseorang dalam membeli sesuatu. Biasanya, influencer sering dimintai pendapat, arahan, ilmu, atau opini tentang suatu bidang. "True influence drives action, not just awareness". ~ Jay Baer ~ Tiga hari lalu, tulisan saya di  Facebook pribadi  menjadi viral dan dishare oleh lebih dari 18ribu orang, dengan lebih dari 33ribu emoticons. Tulisan itu lahir dari rasa tanggungjawab pribadi saya sebagai seorang lifestyle influencer (yang memang sering dibayar hanya untuk pamer), untuk mengedukasi para follower saya supaya tidak bergayahidup melampaui kemampuan (finansial) mereka, seperti yang telah  saya tulis sebelumnya di sini . Beberapa portal mengcopy paste tulisan itu dan diber...

Perawatan wajah dan cerita masa muda

Andaikata blog dan social media saya punya semacam FAQ (Frequently Asked Question, alias pertanyaan yang paling sering ditanyakan), sudah pasti di urutan pertama akan bertengger pertanyaan: "Pakai produk perawatan wajah apa?"  Banyaaaakkk banget follower instagram / facebook / twitter saya yang nanya gitu, dan minta saya mengulasnya. Saya bilang sabar, tunggu tanggal mainnya. Tapi sebelum saya jawab pertanyaan itu, saya mau mengenang masa muda dulu ah..  Jadi begini cucuku... Waktu pertama kali ngeblog 15 tahun lalu , usia saya masih 21 (yak silakan dihitung usia saya sekarang berapa, pinterrrr). Jadi jangan heran kalo gaya bahasanya masih 4I_aY 4b3zzz.. (eh ga separah itu juga sih, hehe). Tapi ekspresi nulisku di masa-masa itu masih pure banget, nyaris tanpa filter. Jadi kalo dibaca lagi sampai sekarang pun masih berasa seru sendiri. Kayak lagi nonton film dokumenter pribadi. Kadang bikin ketawa ketiwi sendiri, kadang bikin mikir, kadang bi...

Saya Nuniek Tirta, bukan ((hanya)) seorang Istri Direktur

Catatan penting: untuk mencapai pemahaman penuh, mohon klik dan baca setiap tautan.  Awalnya adalah pertanyaan . Membuahkan suatu jawaban .  Diposting di akun pribadi, seperti yang biasa saya lakukan sejak hampir 15 tahun lalu , bahkan sebelum Mark Zuckerberg membuat Facebook.  Jawaban yang juga autopost ke facebook itu menjadi viral, ketika direshare oleh lebih dari 20ribu orang, dengan emoticon lebih dari 38ribu, dan mengundang 700++ komentar. Kemudian menjalar liar, ketika portal-portal media online mengcopas ditambah clickbaits.  Tidak ada media yang mewawancara saya terlebih dahulu ke saya kecuali satu media yang menghasilkan tulisan berkelas dengan data komprehensif ini .   Well, ada juga yang sempat email ke saya untuk meminta wawancara, tapi belum sempat saya jawab, sudah menurunkan berita duluan selang sejam setelah saya posting foto di bustrans Jakarta .  Selebihnya... Tidak ada yang konfirmasi terlebih d...

Family Holiday at Club Med Bintan - Premium All Inclusive Resort

I just had family holiday at Club Med Bintan, on 14-17 December 2017. To be frankly honest, it was way more fun than I expected as a short weekday getaway. Definitely one of the best vacation that we ever had! Photo of us in Club Med Bintan by Sweet Escape Transportation from Jakarta to Bintan Island We flew on Thursday morning, 14 December by Garuda Indonesia from Terminal 3 Soekarno-Hatta International Airport to Tanjung Pinang Raja Haji Fisabillah International Airport. It was scheduled to be boarding at 10:30 but unfortunately got delayed for about an hour, so we arrived at around 1pm.  Transportation from Bintan airport to Bintan resort  At Bintan airport, a driver was already waiting with a sign board "Club Med". We then continued the journey by car, an hour long road without traffic jam at all. Not much to see along the way, most of it was some kind of deserted areas. But when we entered Lagoi area, it is green everywhere I see.  Arrival at ...

What I Learned from Timothy Tiah - Founder of Nuffnang

Last Sunday when I entered VIP room at JWEF , I was introduced to this guy with his mini version boy on his lap, and his pretty wife with white top and red skirt. We had chit chat and he told me he’d be in Jakarta this Tuesday, and I told him that we’d have 57th #Startuplokal Monthly Meetup on Tuesday night.  To be really honest, only a very few did I know about him until he shared his amazing story on JWEF stage a few minutes later, and get inspired that I took note and now share this with you all.  Timothy Tiah founded Nuffnang with Cheo Ming Shen at 2006 when he was 22 years old, with 150k RM startup capital, partly borrowed from his father. He simply founded it because there’s nobody built it before, while the demand was actually there. The site was launched in February 2007. Sales ≠ cashflow On earlier years, although Nuffnang sales highrocketed, the cashflow was poor. At one point he only has 5k left in bank, while there were invoices need to be paid out urgently. He came to Hon...

How We Spent Rp45k on Dinner and Rp1.4M on Dessert

What a wildly packed, contrast-heavy Saturday! We kicked off the day heading over to Alam Sutera to pick up a few things at Vintage Vibes before making our food pilgrimage to Porky’s in Gading Serpong. The food was as delicious as ever, though standard damage for two came out to around 350k IDR. A bit pricey, but the place was buzzing as usual. I remember when they first opened we never had a chance to get a table!  After lunch, we popped by Prelude in Gading Serpong, a music school owned by our friends Lukas and Nia, for a very specific mission: rehoming my eldest child’s preloved bass guitar. She requested it with so much enthusiasm for her 17th birthday, only to play it a grand total of three times in three years! Since she’s heading off to the UK soon and space in our apartment is precious, letting it go was a no-brainer. Thankfully, Lukas took it off our hands. We even got treated to gelato right outside Prelude while catching up with Lukas about his upcoming book on mindset. ...

MERDEKA? NOT YET!

To be completely honest, celebrating Independence Day this year felt like a total heartbreak. With a regime waving more red flags than a parade, most of us feel like raising a white flag and just giving up.  So why on earth did we spend 12 grueling hours out in the city?  My eldest daughter is moving to the UK next month for her studies, and she had one request on her pre-departure bucket list: an adventure around Jakarta relying entirely on public transport. So, despite the crowds, the heat, and the heavy political eye-rolls, we made it happen. And I'm glad we did!  Our entourage for the day consisted of 7 people: me, my husband, our two daughters, my mom-in-law, our former domestic helper who now works for my in-laws, and my eldest daughter’s best friend who had term break from his uni days in Japan.  To kick things off, my husband proudly presented us with an itinerary he generated using AI. It looked a little something like this: ITINERARY 17 AGUSTUS 2026 ?...